Keakraban Prabowo, SBY, dan Jokowi: Momen Kebersamaan dalam Sepekan

Kebersamaan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 Joko Widodo dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menarik perhatian publik. Ketiganya terlihat sering hadir bersama dalam berbagai acara belakangan ini.

Salah satu momen keakraban mereka tampak saat peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Dalam acara tersebut, Prabowo didampingi oleh Jokowi dan SBY. Selain itu, keduanya juga terlihat menemani Prabowo dalam retret kepala daerah.

Deretan Momen Kebersamaan Prabowo, Jokowi, dan SBY

Naik Mobil Golf Bersama Jelang Peluncuran Danantara

Ketiga tokoh ini menghadiri peluncuran Danantara di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (24/2/2025). Mereka tiba dengan menumpangi mobil golf yang dikemudikan oleh Seskab Teddy Indra Wijaya. Prabowo duduk di kursi depan, sementara Jokowi dan SBY berada di kursi belakang.

Prabowo Didampingi Jokowi dan SBY dalam Peluncuran Danantara

Saat acara peluncuran berlangsung, Prabowo bersama Jokowi dan SBY menekan tombol sirene sebagai simbol peresmian. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan bahwa ia mengajak para mantan presiden untuk menjadi penasihat dalam struktur Danantara. Sementara itu, posisi Dewan Pengawas ditempati oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan eks Ketua Dewan OJK Muliaman Hadad.

Bersama-sama Naik Maung di Parade Senja

Kebersamaan mereka kembali terlihat dalam upacara parade senja di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada Kamis (27/2/2025). Mereka menaiki kendaraan taktis Maung untuk melakukan pemeriksaan pasukan. Ketiganya tampak mengenakan seragam komponen cadangan (Komcad).

Saat hujan mengguyur lokasi upacara, para peserta tetap menjalankan prosesi dengan penuh semangat. Ada tiga Maung yang digunakan untuk inspeksi, dengan Prabowo, Jokowi, dan SBY berada di kendaraan pertama bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Momen Gala Dinner di Retret Kepala Daerah

Dalam rangkaian acara retret kepala daerah, Prabowo menghadiri gala dinner yang digelar di Gedung Husein, Akademi Militer Magelang. Prabowo duduk di tengah meja panjang dengan SBY di sisi kanannya dan Jokowi di sisi kirinya.

Format gala dinner ini berbeda dari retret kabinet sebelumnya, di mana susunan meja dibuat panjang dan peserta ditempatkan sesuai dengan wilayah provinsi masing-masing.

Bernyanyi Bersama di Retret Kepala Daerah

Keakraban semakin terasa saat Prabowo, Jokowi, dan SBY naik ke atas panggung untuk menyanyikan lagu bersama. Mereka membawakan lagu “Kamu Nggak Sendirian” dari Tipe-X. SBY dan Prabowo terlihat bernyanyi dengan penuh semangat, sementara Jokowi tampak menikmati momen tersebut di samping SBY.

Selain itu, mereka juga menyanyikan lagu “Koyo Jogja Istimewa”, di mana Jokowi turut memegang mikrofon dan bernyanyi bersama. Para kepala daerah serta tamu undangan pun ikut menikmati suasana hangat dalam acara tersebut.

Prabowo Serahkan DIPA 2025: Tak Ada Tempat untuk Kebocoran Anggaran

JAKARTA – Pada hari Selasa, 10 Desember 2024, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penyerahan ini menjadi momen penting dimulainya implementasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun anggaran 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efisien dan tepat sasaran, terutama untuk memperkuat kesejahteraan rakyat. Ia mengingatkan kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan alokasi dana yang disalurkan dapat langsung dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan, tanpa adanya pemborosan yang tidak produktif.

Berikut adalah perubahan kalimat agar terhindar dari plagiat:

“Kita harus menjamin bahwa setiap dana yang dialokasikan digunakan secara tepat sesuai dengan tujuannya. Tidak ada toleransi bagi pemborosan atau kebocoran yang tidak memberi dampak nyata bagi rakyat,” ujar Prabowo, yang berbicara di hadapan pejabat Pemda yang hadir dalam acara tersebut.

Lebih lanjut, Presiden juga mengingatkan agar pengeluaran negara difokuskan pada kegiatan yang memberikan hasil nyata bagi pembangunan. “Saat ini, bukan saatnya untuk menggunakan anggaran pada kajian yang berlarut-larut atau seminar yang tidak memberikan solusi konkret. Kita perlu segera bergerak untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi,” lanjut Prabowo.

Prabowo menjelaskan bahwa APBN 2025 telah disusun dengan sangat hati-hati untuk menjaga keseimbangan dan keberlanjutan ekonomi Indonesia. Fokus utama anggaran tahun depan adalah mengoptimalkan efisiensi dan penghematan di seluruh sektor, seiring dengan upaya pemerintah menghadapi ketidakpastian yang ditimbulkan oleh tantangan ekonomi global.

“Penggunaan anggaran harus seefisien mungkin. Kita harus meminimalkan pemborosan dan mengalokasikan dana untuk kegiatan yang benar-benar produktif. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kita harus lebih bijaksana dalam mengelola dana negara dan memastikan tidak ada kebocoran anggaran,” ungkap Prabowo.

Penyerahan DIPA untuk tahun 2025 ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Maju. Dengan pengelolaan anggaran yang lebih terarah dan berkelanjutan, pemerintah berupaya memastikan setiap dana yang disalurkan memberikan manfaat optimal bagi seluruh rakyat Indonesia.