Petenis Amerika Serikat Coco Gauff memulai perjalanannya di Miami Open dengan kemenangan spektakuler, mengalahkan rekan senegaranya Sofia Kenin tanpa kehilangan satu gim pun dalam waktu 47 menit pada Kamis waktu setempat atau Jumat WIB. Kemenangan 6-0, 6-0 ini merupakan yang kedua dalam karier Gauff, setelah sebelumnya mencatat hasil serupa melawan Arantxa Rus di Madrid tahun lalu.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Gauff mengakui bahwa performanya sangat solid, sementara Kenin tidak berada dalam kondisi terbaiknya. Ia menilai bahwa skor seperti itu sulit terjadi jika lawan bermain dengan performa maksimal. Gauff, yang kini berusia 21 tahun, juga mengenang kekalahan dari Kenin di Wimbledon dua musim lalu sebagai momen penting dalam kariernya. Kekalahan tersebut menjadi titik balik yang membantunya meraih gelar Grand Slam pertamanya di US Open tahun lalu.
Meski belakangan ini mengalami pasang surut, dengan rekor 3-4 dalam tujuh pertandingan terakhirnya, Gauff menegaskan bahwa ia selalu memiliki pola pikir jangka pendek terkait kemenangan dan kekalahan. Bagi petenis peringkat tiga dunia ini, setiap pertandingan adalah kesempatan baru untuk menunjukkan performa terbaiknya. Pada laga ini, ia hanya melakukan tiga kesalahan sendiri dan dua kesalahan ganda, sambil mencetak 13 pukulan yang menghasilkan poin.
Gauff, yang belum pernah mencapai babak keempat di Miami Open, kini akan menghadapi unggulan ke-28 Maria Sakkari di babak ketiga. Sakkari sebelumnya mengalahkan petenis Italia Lucia Bronzetti untuk melaju ke babak berikutnya.